:::

Departemen Pendidikan Mengumumkan, Memberikan Prioritas bagi Lulusan Tahun Ajaran Ini dari Negara Berisiko Rendah Kembali ke Taiwan untuk Bersekolah

Label
Tempat臺灣
Sumber data教育部
Dibaca : 11
Tanggal : 2020/6/23
Diperbarui : 2020/6/23 下午 12:07:00

Mengenai hal pelajar di wilayah luar Taiwan kembali ke Taiwan untuk bersekolah, Departemen Pendidikan berdasarkan berbagai pedoman dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pusat Komando Epidemi Pusat, dengan syarat mempertimbangkan “memprioritaskan pencegahan epidemi” serta “hak dan kepentingan pelajar wilayah luar Taiwan menerima pengajaran”, mengajukan prosedur operasi standar membuka pelajar wilayah luar Taiwan kembali ke Taiwan untuk bersekolah serta tindakan pendukung berkaitan dan perencanaan spesifik dan lengkap, setelah pemerintah melalui banyak diskusi dan penelitian antar departemen, dan menunjuk pusat komando menilai risiko tingkat epidemi berbagai negara serta energi pencegahan epidemi dalam negeri, menyetujui memberikan prioritas bagi 11 negara/area berisiko rendah (daftar nama 11 negara/area: Vietnam, Hong Kong, Makau, Thailand, Palau, Australia, Selandia Baru, Brunei, Fiji, Mongolia, Bhutan), dan harus merupakan pelajar wilayah luar Taiwan yang pada saat ini tinggal di 11 negara/area tersebut, dan memberikan prioritas diatur menuju ke hotel pencegahan epidemi luar sekolah menyelesaikan prosedur karantina lalu kembali ke sekolah untuk bersekolah.

Departemen Pendidikan mengajukan “Tiga prinsip, dua prosedur operasi standar”, untuk memastikan pelajar wilayah luar Taiwan masuk ke wilayah Taiwan dengan tertib.
I. Tiga prinsip pelajar wilayah luar Taiwan kembali ke Taiwan:
(1) Memberikan prioritas bagi pelajar wilayah luar Taiwan dalam daftar nama “negara/area berisiko rendah” pusat komando untuk masuk ke wilayah Taiwan.
(2) Di antara yang memenuhi “negara/area berisiko rendah”, memprioritaskan pelajar lulusan tahun ajaran 2019 untuk masuk ke wilayah Taiwan, dan berdasarkan kondisi karantina setelah mereka masuk ke wilayah Taiwan, kemudian secara berurutan membagi urutan dalam batch memperlonggar pelajar lama dan pelajar baru lainnya untuk masuk ke wilayah Taiwan.
(3) Setelah mengatur pelajar masuk ke wilayah Taiwan, ada prioritas untuk tinggal di hotel pencegahan epidemi di luar sekolah.
II. Masing-masing sekolah universitas mengajukan daftar nama masuk ke wilayah Taiwan serta perencanaan tempat karantinia dan setelah dikonfirmasi oleh Departemen Pendidikan, berdasarkan dua prosedur operasi standar (seperti lampiran), mengatur pelajar wilayah luar Taiwan untuk masuk ke wilayah Taiwan dengan aman dan tertib:
(1) Sebelum pelajar wilayah luar Taiwan tiba di Taiwan: pelaporan nama asli daftar nama masuk ke wilayah Taiwan, konfirmasi tempat karantina, survei jadwal penerbangan dan penerbitan visa serta prosedur operasi standar lainnya.
(2) Setelah pelajar wilayah luar Taiwan tiba di Taiwan: pengendalian perbatasan di bandara, konter pelaporan tunggal, transportasi pencegahan epidemi antar jemput, pengaturan tempat karantina serta prosedur operasi standar lainnya.
Departemen Pendidikan akan meminta pusat komando secara berkala memberikan daftar nama negara/area berisiko rendah yang diperbarui yang bisa disetujui untuk dibuka, lalu berdasarkan daftar nama melaksanakan pengaturan pelajar wilayah luar Taiwan berdasarkan urutan dalam batch untuk masuk ke wilayah Taiwan serta operasi yang berkaitan lainnya. Departemen Pendidikan juga akan terus menerus memeriksa kondisi karantina pelajar wilayah luar Taiwan yang masuk ke wilayah Taiwan, lalu menilai secara berurutan memperlonggar objek lain untuk masuk ke wilayah Taiwan, memastikan dengan syarat memprioritaskan pencegahan epidemi, dengan aman dan tertib mengatur pelajar wilayah luar Taiwan kembali ke Taiwan untuk bersekolah.

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak