:::

Pemeriksaan Spesimen Saluran Pernapasan Kasus Terdiagnosa 2 Kali Berturut-turut Adalah Negatif, Bisa Dibebaskan dari Isolasi

Label
Tempat臺灣
Dibaca : 8
Tanggal : 2020/6/23
Diperbarui : 2020/6/23 上午 11:45:00

Pusat Komando Epidemi Pusat pada tanggal 17 Juni menyatakan, mempertimbangkan pengaruh perawatan isolasi jangka panjang terhadap fisik dan mental individu kasus serta ketepatan penggunaan sumber daya medis, setelah mengacu pada praktik internasional dan bukti penelitian yang berkaitan serta berkonsultasi dengan para ahli, menyesuaikan syarat pembebasan isolasi kasus terdiagnosa saat ini, dari pemeriksaan3 kali berturut-turut spesimen saluran pernapasan adalah negatif, menjadi pemeriksaan 2 kali berturut-turut adalah negatif maka bisa dibebaskan dari isolasi.

Pusat komando menunjukkan, saat ini syarat dibebaskan dari isolasi masing-masing negara terhadap kasus terdiagnosa semuanya adalah “pemeriksaan2 kali berturut-turut SARS-CoV-2 spesimen saluran pernapasan adalah negatif”, selain itu berdasarkan 285 kasus Korea yang kembali menjadi positif serta hasil penelitian survei 790 orang kontak menunjukkan, kasus yang dibebaskan dari isolasi setelah 2 kali pemeriksaan adalah negatif, telah tidak ada risiko penularan. Oleh karena itu pusat komando setelah berkonsultasi dengan para ahli, merevisi “Proses Penanganan Pelaporan Kasus Pneumonia Menular Khusus yang Parah”, kasus terdiagnosa pada bersamaan memenuhi ketiga syarat berikut, bisa dibebaskan dari isolasi:
(1)Rawat inap diisolasi hingga gejala mereda minimal 3 hari;
(2) Pemeriksaan 2 kali berturut-turut (pemeriksaan dengan interval minimal 24 jam) SARS-CoV-2 spesimen saluran pernapasan adalah negatif (pemeriksaan dibebaskan dari isolasi pada hari yang sama diperiksa cairan menyeka nasofaring, cairan menyeka tenggorokan atau dahak total 2 jenis spesimen, dan hasil pemeriksaan kedua spesimen harus adalah negatif);
(3)Sudah 10 hari sejak hari jatuh sakit (bagi yang tidak ada gejala telah mencapai 10 hari sejak pemeriksaan pertama kali adalah positif).

Pusat komando menyatakan, setelah kasus yang terdiagnosa dibebaskan dari isolasi, kecuali untuk kondisi khusus, tidak perlu melakukan pemeriksaan lagi; bila karena alasan tertentu hasil pemeriksaan muncul positif lagi, kecuali untuk kondisi khusus, orang kasus tidak perlu masuk ke rumah sakit lagi untuk perawatan isolasi, hanya cukup dengan mempertahankan manajemen kesehatan mandiri, juga tidak perlu lagi dimasukkan dalam orang kontak dan melakukan isolasi di rumah. Selain itu, bila setelah dibebaskan dari isolasi masih dalam periode karantina/isolasi di rumah, tidak perlu meneruskan melaksanakan karantina/isolasi di rumah hingga batas waktu tiba, hanya cukup dengan menerapkan manajemen kesehatan mandiri.

Langkah pencegahan epidemi “Pneumonia Menular Khusus yang Parah” yang berkaitan akan diperbarui setiap saat sesuai dengan kebutuhan pencegahan epidemi, dan diumumkan di situs informasi global Badan Pengendalian Penyakit Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan (https://www.cdc.gov.tw).

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak