:::

Mempertimbangkan Perlindungan Data Pribadi dan Kebutuhan Penyelidikan Epidemi, Pusat Komando Mengumumkan “Panduan Langkah Sistem Nama Asli dan Gabungan”

Label
Tempat臺灣
Dibaca : 20
Tanggal : 2020/6/4
Diperbarui : 2020/6/4 下午 03:17:00

Pusat Komando Epidemi Pusat menyatakan, karena risiko epidemi COVID-19 (pneumonia Wuhan) di dalam negeri rendah, akan memperlonggar langkah pencegahan epidemi kehidupan masyarakat. Supaya kehidupan masyarakat dan ekonomi industri bisa secara bertahap kembali beroperasi normal di bawah kondisi keamanan tertentu, setelah mempertimbangkan operasi praktis, berkonsultasi dengan para ahli dan meneliti serta berdiskusi dengan departemen yang berkaitan, mengumumkan [Panduan Menanggapi “COVID-19 (pneumonia Wuhan)”: Panduan Langkah Sistem Nama Asli dan Gabungan] (seperti lampiran), digunakan sebagai referensi untuk berbagai kalangan dunia.

Pusat komando menunjukkan, semangat sistem nama asli dan gabungan terutama sewaktu ada kebutuhan penyelidikan epidemi, bisa segera menghubungi orang yang pernah keluar masuk tempat yang sama, mempertimbangkan secara praktik sifat masing-masing bidang berbeda, sewaktu kegiatan berkumpul dibuka, lebih sulit untuk memiliki pendekatan yang seragam, oleh karena itu menyediakan panduan, supaya semua orang bisa menyesuaikan dengan kondisi setempat, berkoordinasi dengan kondisi lingkungan sebenarnya, menguasai poin penting untuk diterapkan.

Pusat komando selanjutnya menjelaskan, demi memastikan perlindungan data pribadi, data pribadi masyarakat yang dikumpulkan di berbagai tempat, harus menunjuk staf khusus untuk menangani dan memenuhi tanggung jawab perlindungan data, maksimal disimpan 28 hari, setelah itu harus dihapus atau dimusnahkan. Data ini hanya bisa digunakan sewaktu bekerja sama dengan penyelidikan epidemi, tidak boleh digunakan untuk tujuan lain, cara pengumpulan boleh menggunakan cara tertulis atau elektronik, bila menggunakan cara elektronik untuk mengumpulkan, harus menerapkan langkah perlindungan keamanan data. Selain itu, sewaktu mengumpulkan data pribadi masyarakat, harus secara jelas memberi tahu orang yang bersangkutan tentang 7 informasi, termasuk instansi pengumpulan, tujuan, item data pribadi, periode pemanfaatan, objek dan cara pemanfaatan, hak dan kepentingan yang boleh diminta orang yang bersangkutan berdasarkan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi serta pengaruh sewaktu tidak memberikan data.

Pusat komando menyatakan, bila setelah tanggal 7 Juni di dalam negeri masih mempertahankan nol kasus lokal yang dikonfirmasi atau tidak ada infeksi komunitas, akan memperlonggar peraturan pencegahan epidemi kehidupan, asalkan masyarakat bekerja sama dengan sistem nama asli dan gabungan, serta menerapkan langkah perlindungan pribadi (sering mencuci tangan, mengenakan masker sewaktu tidak bisa mempertahankan jarak sosialisasi), melakukan berbagai kegiatan harian dan rekreasi tidak lagi dibatasi oleh jumlah orang. Diharapkan kita semua bersama-sama menerapkan “Kampanye Pencegahan Epidemi di Kehidupan Baru”, meningkatkan kualitas hidup, memicu perkembangan ekonomi.

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak