:::

Mengundang Industri Travelodge “Mencegah Epidemi Dengan Tenang”, Setiap Kamar Setiap Hari Disubsidi NT$ 1.000

Label
Tempat臺灣
Dibaca : 5
Tanggal : 2020/4/21
Diperbarui : 2020/4/21 下午 02:39:00

Pusat Komando Epidemi Nasional tanggal 1 April menyatakan, menanggapi jumlah orang karantina dan isolasi di rumah dalam negeri semakin bertambah, demi meningkatkan kebutuhan masyarakat dalam menggunakan hotel pencegahan epidemi, mengurangi risiko infeksi komunitas, Dinas Pariwisata Departemen Perhubungan mengajukan program “Hotel Pencegahan Epidemi Tenang”, telah menetapkan cara subsidi yang berkaitan dengan hotel pencegahan epidemi; pada bersamaan, setelah pusat komando melalui konsultasi dengan para ahli dan berdiskusi dengan bagian yang berkaitan, menetapkan “Panduan Respon [COVID-19 (Pneumonia Wuhan)]: Pendirian dan Manajemen Hotel Pencegahan Epidemi” (seperti lampiran), untuk referensi berbagai kalangan dunia.
Pusat komando menunjuk, demi mendorong pengusaha travelodge sah berbagai kabupaten dan kota bergabung dalam jajaran “Travelodge Pencegahan Epidemi Tenang”, Dinas Pariwisata tanggal 1 April hingga 30 Juni tahun ini (2020), memberi subsidi travelodge pencegahan epidemi yang sah berbagai kabupaten dan kota yang menyediakan tempat tinggal bagi orang yang karantina di rumah, setiap kamar setiap hari NT$ 1.000. Pengusaha travelodge yang sah setelah melalui persetujuan yurisdiksi pemerintah kabupaten dan kota, maka bisa menjadi travelodge pencegahan epidemi tenang, dan harus mematuhi spesifikasi Dinas Pariwisata, pemerintah kabupaten dan kota serta Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan yang berkaitan.
Pusat komando selanjutnya menyatakan, demi mempertimbangkan hak dan kepentingan orang yang karantina dan isolasi di rumah serta keselamatan pencegahan epidemi dalam negeri, pendirian travelodge pencegahan epidemi harus dengan prinsip bangunan tersendiri, jalur mobilitas terpisah dan “1 orang 1 kamar”; bila orang yang tinggal perlu orang yang merawat untuk menemani (misalnya bagi yang kontak intim tidak bisa mengurus hidup mereka sendiri), orang yang merawat terbatas hanya bisa satu orang, di dalam kamar harus mengenakan masker. Pintu depan hotel, konter, lift dan pintu keluar masuk setiap lantai dan tempat lainnya harus tersedia peralatan disinfektan, area publik setiap hari minimal dibersihkan satu kali; dalam kamar harus bisa dibuka jendela untuk ventilasi, terdapat kamar mandi tersendiri dan AC, kebersihan kamar diurus sendiri oleh orang yang tinggal, remote control peralatan hiburan audio-visual atau panel sentuh harus dibungkus untuk perlindungan, perlengkapan kebersihan pribadi atau alat makan usahakan menggunakan benda sekali pakai, untuk mengurangi risiko penyebaran.
Selain itu, hotel pencegahan epidemi harus tetap menjaga akses, mencegah orang yang tidak berkaitan masuk ke dalam, dan cakupan aktivitas orang yang tinggal hanya terbatas di kamarnya sendiri, tanpa izin tidak boleh keluar masuk seenaknya. Staf harus memiliki pendidikan sebelum bertugas yang berkaitan, dan selama bertugas menggunakan masker, menghindari kontak atau berbicara dari jarak dekat dengan orang yang tinggal; selebihnya tentang disinfeksi, pembersihan limbah dan manajemen kesehatan staf yang berkaitan, silakan mengacu pada pedoman saran.
Pusat komando berterima kasih kepada industri travelodge dalam negeri bekerja sama dengan kebijakan pencegahan epidemi pemerintah, bersama pemerintah berbagai kabupaten dan kota bersama-sama membantu menyediakan lingkungan bagi orang yang karantina atau isolasi di rumah yang tenang dan praktis, mengurangi risiko penyebaran komunitas. Pusat komando juga menyerukan berbagai kalangan memberi dorongan dan pengakuan kepada pengusaha travelodge yang bersedia bergabung dalam jajaran pencegahan epidemi, melakukan yang terbaik demi pencegahan epidemi dalam negeri.

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak