:::

Kota Wenzhou kini dikategorikan sebagai wilayah epidemi tingkat ke-2, masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan ke kota tersebut harus melakukan isolasi diri di rumah

Label
TempatTaiwan
Dibaca : 11
Tanggal : 2020/2/3
Diperbarui : 2020/2/6 下午 04:18:00

Epidemi radang paru-paru / pneumonia yang disebabkan oleh virus korona baru di Tiongkok tersebar luas, Pusat Komando Pengendalian Epidemi Nasional menjelaskan bahwa jumlah kasus yang teridentifikasi secara pasti di kota Wenzhou, provinsi Zhejiang, Tiongkok, telah meningkat dalam beberapa hari terakhir ini, terhitung hingga kemarin jumlah kasus telah mencapai 265 kasus, merupakan daerah administrasi tingkat ke-2 di luar provinsi Hubei dengan jumlah kasus tertinggi, diyakini ada kemungkinan telah terjadi penyebaran virus di lingkungan masyarakat setempat; selain itu, terhitung sejak hari ini (2) pengendalian perjalanan darat dan pembatasan perjalanan penduduk setempat mulai diberlakukan di kota Wenzhou, dengan pertimbangan adanya penerbangan langsung antara Taiwan dan Wenzhou, tingkat interaksi masyarakat dari kedua lokasi ini pun sangatlah tinggi, maka diputuskan terhitung sejak besok (3) kota Wenzhou, provinsi Zhejiang, dikategorikan sebagai wilayah epidemi tingkat ke-2.
Pusat komando menjabarkan bahwa masyarakat yang memasuki wilayah Taiwan dan memiliki riwayat perjalanan ke kota Wenzhou, akan dikategorikan sebagai kelompok orang-orang yang wajib melakukan isolasi diri di rumah pribadi masing-masing, warga Tiongkok yang bertempat tinggal di kota Wenzhou dilarang memasuki wilayah Taiwan. Bila tubuh mengalami demam atau gejala gangguan pernapasan akut pada saat kedatangannya di Taiwan, maka langsung akan diantarkan ke instansi layanan kesehatan yang dirujuk untuk diambil sampel dan dilakukan diagnosa, setelah itu harus kembali ke rumah dan melakukan isolasi diri, bila hasil diagnosa dinyatakan positif, maka akan dilakukan karantina wajib sesuai dengan prosedur penanganan penyakit menular.

Pusat komando akan mengawasi secara tegas dan saksama kondisi perubahan epidemi di Tiongkok, serta terus melakukan penyesuaian terhadap tindakan pencegahan berdasarkan tingkat perubahan kondisi wabah. Kami sekali lagi menyerukan agar masyarakat yang baru kembali dari perjalanan luar negeri, bila mengalami demam, batuk, atau gejala lainnya, seharusnya berinisiatif melapor kepada petugas karantina di bandar udara atau pelabuhan, serta bekerja sama melakukan isolasi diri dan tindakan pencegahan lainnya; dalam kurun waktu 14 hari setelah kembali ke Taiwan dan mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, telepon ke saluran bebas pulsa pencegahan penyakit 1922 (atau 0800-001922), ikuti petunjuk dan gunakan masker serta segera berobat, dan wajib memberitahu dokter mengenai riwayat TOCC: riwayat perjalanan (Travel), jenis pekerjaan (Occupation), dengan siapa saja Anda pernah melakukan kontak (Contact), serta kelompok yang terinfeksi di mana Anda sering berinteraksi (Cluster), agar pelaporan diagnosa bisa dilakukan dengan segera. Informasi lebih lengkap mengenai “Pneumonia Menular Parah” (Pneumonia Wuhan), bisa dibaca melalui laman Badan Pencegahan Penyakit Menular (https://www.cdc.gov.tw).

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak