:::

Dikarenakan jumlah kasus epidemi virus korona di provinsi Guangdong, Tiongkok semakin meningkat, terhitung mulai besok provinsi tersebut akan dikategorikan sebagai sebagai wilayah epidemi tingkat ke-2 oleh Pusat Komando Epidemi Nasional, saat memasuki wilayah Taiwan, masyarakat yang memiliki sejarah perjalanan ke Guangdong harus melakukan isolasi diri di rumah masing-masing.

Label
TempatTaiwan
Dibaca : 20
Tanggal : 2020/2/3
Diperbarui : 2020/2/4 下午 03:19:00

Dalam menghadapi epidemi pneumonia virus korona Wuhan Tiongkok, Pusat Komando Pengendalian Epidemi Nasional hari ini (tanggal 1) mengadakan rapat pendapat para ahli untuk mendiskusikan tindakan tanggap darurat terkait kedatangan para turis tersebut. Rapat memutuskan wilayah epidemi Tiongkok akan ditentukan dan dikategorikan ke dalam 2 tingkatan: wilayah epidemi tingkat 1 merujuk pada sebuah wilayah di mana penyebaran virus benar-benar tidak dapat dikendalikan lagi, saat ini provinsi Hubei telah tergolong sebagai wilayah epidemi tingkat 1; wilayah epidemi tingkat 2 merujuk pada sebuah wilayah di mana penyebaran virus dikhawatirkan telah merebak di tengah-tengah masyarakat, bagi mereka yang memiliki riwayat perjalanan terkait wajib melakukan isolasi diri di rumah masing-masing, dan terhitung mulai besok provinsi Guangdong akan dikategorikan sebagai wilayah epidemi tingkat 2, warga Tiongkok yang bertempat tinggal di Guangdong dilarang memasuki wilayah Taiwan; terhitung mulai besok, siapa saja yang masuk ke Taiwan melalui sarana transportasi tiga hubungan kecil (antara Kinmen, Matsu, dan Tiongkok) wajib melakukan isolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari. Siapa saja yang berasal dari Tiongkok, Hongkong, dan Makau yang masuk ke Taiwan serta tidak mengalami gejala apapun, mereka juga disarankan untuk melakukan pemantauan terhadap kesehatan pribadi, hindari keluar rumah selama kurun waktu tersebut, bila perlu keluar rumah maka wajib menggunakan masker bedah; para turis yang mengalami gangguan pada organ pernapasan dan dinyatakan negatif pada hasil diagnosanya, masih tetap wajib melakukan pemantauan kesehatan pribadi selama 14 hari.

Pusat Komando menjelaskan, jumlah kasus yang teridentifikasi secara pasti telah mencapai 520 kasus di provinsi Guangdong, Tiongkok beberapa hari terakhir ini, kasus penyakit telah terjadi di sebanyak 90% wilayah administratif tingkat II, serta sebanyak 15% dari kasus tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke Hubei, muncul kasus infeksi berkelompok, serta terdapat bukti penyebaran penyakit dalam masyarakat ke wilayah lainnya. Pada waktu yang bersamaan, dengan pertimbangan padatnya penerbangan antara Taiwan dan Guangdong setiap minggu, maka diputuskan terhitung mulai besok provinsi Guangdong dikategorikan sebagai wilayah epidemi tingkat 2, masyarakat yang memasuki wilayah Taiwan dan memiliki riwayat perjalanan ke Guangdong, akan dikategorikan sebagai orang-orang yang wajib melakukan isolasi diri di rumah pribadi masing-masing. Apabila tubuh mengalami demam atau gejala gangguan pernapasan akut, maka langsung akan diantarkan ke instansi layanan kesehatan yang dirujuk untuk diambil sampel dan dilakukan diagnosa, setelah itu harus kembali ke rumah dan melakukan isolasi diri, bila hasil diagnosa dinyatakan positif, maka akan dilakukan karantina wajib sesuai dengan prosedur penanganan penyakit menular.

Pusat Komando akan mengawasi secara tegas dan saksama kondisi perubahan epidemi di Tiongkok, serta terus melakukan penyesuaian terhadap tindakan pencegahan berdasarkan tingkat perubahan kondisi wabah. Kami sekali lagi menyerukan agar masyarakat yang baru kembali dari perjalanan luar negeri, bila mengalami demam, batuk, atau gejala lainnya, berinisiatif melapor kepada petugas karantina di bandar udara atau pelabuhan, serta bekerja sama melakukan isolasi diri dan tindakan pencegahan lainnya; dalam kurun waktu 14 hari setelah kembali ke Taiwan dan mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, telepon ke saluran bebas pulsa pencegahan penyakit 1922 (atau 0800-001922), ikuti petunjuk dan gunakan masker serta segera berobat, dan wajib memberitahu dokter mengenai riwayat TOCC: riwayat perjalanan (Travel), jenis pekerjaan (Occupation), dengan siapa saja Anda pernah melakukan kontak (Contact), serta kelompok yang terinfeksi di mana Anda sering berinteraksi (Cluster), agar pelaporan diagnosa bisa dilakukan dengan segera. Informasi lebih lengkap mengenai “Pneumonia Menular Berat” (Pneumonia Wuhan), bisa dibaca melalui laman Badan Pencegahan Penyakit Menular (https://www.cdc.gov.tw).

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak