:::

Prosedur Bantuan Perlindungan Korban Kekerasan Seksual

Label
TempatTaiwan
Sumber data衛生福利部
Dibaca : 15
Tanggal : 2019/12/10
Diperbarui : 2019/12/27 上午 11:51:00

Pekerja migran yang merupakan korban kekerasan seksual seharusnya ditangani sesuai dengan prosedur penanganan kasus kekerasan seksual terkait di Taiwan, melalui analisa penilaian dan kebutuhan yang dilakukan oleh petugas sosial pusat pencegahan, fasilitas seperti visum luka-luka dan pengobatan, penempatan di rumah aman, tuntutan hukum, bimbingan dan perawatan psikis, pendampingan di pengadilan, bimbingan kerja, bantuan darurat kehidupan dan bantuan lainnya akan disediakan bagi korban, dengan pertimbangan bahwa para pekerja migran adalah golongan lemah, maka Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan akan meningkatkan tindakan pencegahan terkait seperti yang disebutkan di bawah ini:

1. Memperluas penyuluhan secara terus menerus mengenai “saluran khusus perlindungan 113” melalui media dan penyuluhan konsep perlindungan keselamatan diri, selain itu dengan mempertimbangkan keterbatasan bahasa yang dialami oleh pasangan suami/istri dan para pekerja migran yang berasal dari negara-negara Asean, maka iklan dan pariwara penyuluhan pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual akan diterbitkan melalui berbagai media cetak berbahasa Asia Tenggara, di antaranya meliputi koran Empat Arah bahasa Vietnam, majalah Que Huong, koran Empat Arah bahasa Indonesia, majalah Intai, Indo Suara, Index star, koran Empat Arah bahasa Filipina, The Migrants, dan koran Empat Arah bahasa Thailand, serta melakukan penyuluhan tentang keselamatan pribadi melalui siaran radio di mana para pendengar utamanya adalah imigran baru dan pekerja migran yang berasal dari Asean, dengan harapan bisa meningkatkan kesadaran para korban berkebangsaan asing mencari bantuan dan pertolongan.

2. Saluran khusus perlindungan 113 menyediakan layanan penerjemahan dalam bahasa asing, di antaranya bahasa Inggris, Vietnam, Thailand, Indonesia, Kamboja, percakapan dilakukan langsung dengan ketiga belah pihak, menyediakan layanan 24 jam penuh (masyarakat hanya perlu menekan 113, suara rekaman operator dalam lima bahasa asing akan memberikan petunjuk agar penelepon bisa masuk ke dalam sistem layanan bahasa asing tersebut, petugas sosial akan menghubungi penerjemah bahasa asing melalui sambungan tiga arah untuk membantu tugas penerjemahan, layanan konsultasi pun tersedia bagi orang asing pada saat itu juga.)

3. Bersama-sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan merumuskan dan menerbitkan “Mekanisme Pelaporan Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Migran dan Tata Cara Menghubungi Instansi Terkait serta Prinsip Penanganan & Pembagian Kerja” (diagram prosedur terlampir). Pada alur tersebut ditetapkan bahwa setelah pusat pencegahan kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga yang berada langsung di bawah pemerintah kota dan kabupaten (selanjutnya akan disingkat sebagai pusat pencegahan) menerima pelaporan kasus kekerasan seksual dari pekerja migran, maka berlandaskan pada hak-hak kerja, seorang petugas sosial harus ditunjuk dan diutus untuk menyediakan fasilitas bantuan dan perlindungan, serta membuat ‘Surat Keterangan Layanan Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Migran’ setelah meminta persetujuan dan menanyakan kebutuhan dari pekerja migran tersebut, kemudian dikirimkan melalui faksimili ke bagian kontak layanan kasus kekerasan seksual pekerja migran di instansi tenaga kerja yang berada langsung di bawah pemerintah kota dan kabupaten agar lebih mudah memberikan bantuan penerjemahan bagi pekerja migran, penempatan darurat, konsultasi hukum, bantuan tuntutan hukum, bantuan pergantian majikan bagi pekerja migran, atau pulang ke negara asal dan menyelesaikan perselisihan masalah gaji, demi menjamin keselamatan pribadi dan hak-hak pekerja migran tersebut.

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak