:::

Batuk, berdahak, asma, sesak napas? Hati-hati penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) telah mengintai Anda

Label
TempatTaiwan
Dibaca : 4
Tanggal : 2019/10/4
Diperbarui : 2019/10/29 下午 04:39:00

Penyakit saluran pernapasan kronis di Taiwan berada di urutan ke-7 dari sepuluh penyakit berat yang mematikan, sebanyak 6,1% dari orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun mengidap penyakit PPOK. PPOK adalah penyakit paru-paru tersumbat yang tidak bisa dipulihkan, gejala umum biasanya meliputi batuk kronis, lendir yang pekat, mengi, napas pendek saat berolahraga. Merokok dalam kurun waktu yang panjang telah terbukti menjadi penyebab besarnya resiko terkena PPOK, sebanyak 80% kematian karena PPOK berhubungan dengan kebiasaan merokok, ditambah lagi resiko mengidap PPOK dan lamanya waktu (tahun) merokok yang berbanding lurus, semakin lama jangka waktu merokok semakin besar kemungkinan mengidap PPOK.

Satu menit tes PPOK, temukan dan obati sejak dini
Penelitian di luar negeri menunjukkan, sebanyak 70% PPOK di seluruh dunia tidak terdeteksi, diagnosis PPOK tidak lengkap dan perawatan yang tidak memadai, hal ini sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien dan menguras sumber-sumber pengobatan. Awalnya, PPOK seringkali diasumsikan sebagai penyakit batuk, asma, dan penyakit saluran pernapasan lainnya, pasien seringkali mengabaikan gejala atau tidak begitu menyadari penyakitnya yang sebenarnya dan penanganannya pun menjadi tertunda, mengakibatkan pengobatan dilakukan pada waktu yang tidak tepat, periode emas pengobatan tertunda.

Bila dalam keseharian mengalami batuk kronis, sputum, atau gejala pernapasan buruk lainnya, masyarakat bisa menggunakan “Buku Panduan PPOK” yang diterbitkan oleh Badan Kesehatan Nasional bersama dengan Perhimpunan Kedokteran Paru-paru dan Penanganan Penyakit Kritis Taiwan, di dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan sederhana dalam waktu satu menit (seperti yang terlampir), mengevaluasi kebiasaan merokok, lingkungan hidup sekitar dan gejala fisik lainnya, atau gunakan uji naik tangga “1 menit 358” (Catatan 1) yang dikembangkan oleh Perhimpunan Kedokteran Paru-paru dan Penanganan Penyakit Kritis Taiwan, lakukan sendiri tes terhadap kondisi fungsi paru-paru, bila menemukan kelainan, segera dapatkan diagnosis dari tenaga ahli, agar terhindar dari tertundanya periode pengobatan dini.

Langkah pertama yang sangat penting adalah “berhenti merokok”, Anda akan terhindar dari PPOK
PPOK adalah sebuah infeksi saluran pernapasan jangka panjang, menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik yang tidak dapat pulih kembali, dan resiko perokok terkena PPOK adalah sebesar 6,3 kali lipat lebih besar daripada mereka yang tidak merokok, sebanyak 45% di antara PPOK yang menyebabkan kematian diakibatkan oleh penggunaan produk tembakau. Berhenti merokok secara signifikan dapat memperbaiki kondisi kesehatan tubuh, masyarakat umum dapat memanfaatkan sambungan bebas pulsa 0800-63-63-63 yang disediakan oleh Badan Kesehatan Nasional atau konsultasi langsung ke klinik kesehatan dan puskesmas setempat yang menyediakan sarana klinik berhenti merokok, memohon bantuan tenaga ahli untuk menghentikan kebiasaan merokok. Selain itu, isi dari buku panduan pengetahuan PPOK pun beragam, menyediakan bantuan mengenai perawatan dan perlindungan dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat dapat mengunduh sendiri informasi tersebut melalui: https://reurl.cc/9al0d, memahami informasi yang berkaitan dengan penyebab PPOK, gejala umum, perawatan dan perlindungan untuk menambah gizi, penggunaan obat-obatan, serta olahraga.

Catatan 1:
0 – 30 anak tangga: Bila tidak mampu menaiki tangga sebanyak 30 anak tangga dalam waktu satu menit, maka tergolong dalam kelompok resiko tinggi, perlu meninjau kembali apakah memiliki riwayat pernah merokok atau gejala asma dan batuk berdahak, periksakan kesehatan Anda secepatnya.

30 – 50 anak tangga: Bila bisa menaiki tangga sebanyak 30 – 50 anak tangga dalam waktu satu menit, maka tergolong dalam kelompok resiko menengah tinggi, perlu lebih memperhatikan kemampuan fungsi paru-paru pribadi.

50 – 80 lebih anak tangga: Bila bisa menaiki tangga lebih dari 50 anak tangga dalam waktu satu menit, maka fungsi paru-paru tergolong bagus, termasuk dalam kelompok resiko rendah.

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak