:::

Pencegahan enterovirus, orang dewasa dan anak-anak harus menerapkan 5 langkah cuci tangan yang benar

Penularan enterovirus sangat hebat, penularan mudah terjadi di tempat yang dipenuhi oleh orang-orang dengan tingkat interaksi yang sangat tinggi, baik orang dewasa maupun anak-anak beresiko tertular, terlebih lagi saat orang dewasa terjangkit virus ini tidak menampakkan gejala yang serius atau hanya memiliki gejala seperti demam, dengan sangat mudah mengabaikan gejala tersebut yang akhirnya mengakibatkan penularan kepada bayi dan anak-anak di dalam keluarga.

Penularan enterovirus biasa terjadi melalui saluran pencernaan ataupun saluran pernapasan, penularan juga mungkin terjadi dikarenakan kontak dengan kulit penderita melalui lepuhan dan sekresi yang timbul pada kulit. Pada masa inkubasi, bakteri telah berada di tenggorokan dan feses, saat itu telah timbul penularan, satu minggu setelah masa inkubasi penularan akan menjadi semakin tinggi, selain itu, meski telah sembuh total, enterovirus masih dapat ditemukan pada feses selama 8-12 minggu. Oleh karena itu penderita yang telah sembuh total harus tetap memperhatikan kebersihan tangan, mencuci tangan dengan benar melalui 5 tahapan “basahi tangan, gosok tangan, bilas tangan, tampung air dan siram keran air, keringkan tangan”, agar terhindar dari penularan virus kepada bayi dan anak.

Badan Pengendalian Wabah Penyakit Menular mengingatkan, daya tahan tubuh anak balita masih belum sempurna, bila terjangkit enterovirus, maka akan dengan mudah terkena komplikasi penyakit berat di antaranya radang selaput otak (meningitis), radang otak, radang dinding otot jantung (myocarditis), radang paru-paru (pneumonia), kelumpuhan fungsi motorik (limb paralysis). Masyarakat diingatkan agar selalu mengganti pakaian sekembalinya ke rumah, selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar sebelum menggendong dan memberi makan bayi dan anak. Bila bayi dan anak-anak mengalami gejala-gejala serius seperti: mudah mengantuk, kesadaran tidak baik, kurang bersemangat, kaki tangan tidak bertenaga atau mati rasa, kram otot (kaget tanpa alasan atau otot seluruh tubuh tiba-tiba berkontraksi), muntah secara terus menerus dan sesak napas atau detak jantung bertambah cepat, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Info terkait dapat diperoleh melalui situs Badan Pengendalian Wabah Penyakit Menular (https://www.cdc.gov.tw), atau telepon ke sambungan bebas pulsa pencegahan penyakit di nomor 1922 (atau 0800-001922).

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak