:::

Demam Babi Afrika Menyerang Vietnam, Menjadi Negara Ketiga di Asia yang Terserang Jatuh

Dibaca : 181
Tanggal : 2019/2/21
Diperbarui : 2019/2/21 上午 11:33:00

Demam babi Afrika mengamuk! Setelah China, Mongolia, di bagian utara Vietnam juga terjadi kasus demam babi Afrika, menjadi negara ketiga di Asia yang terjadi demam babi Afrika. Terhadap hal tersebut, Dinas Pencegahan dan Karantina juga secara resmi mengumumkan, mulai tanggal 20 Februari 2019, turis dari Vietnam membawa produk daging babi secara ilegal masuk ke wilayah Taiwan akan didenda sebesar NT$ 200.000.

Berdasarkan Pusat Tanggapan Bencana Pusat Demam Babi Afrika negara Taiwan menunjukkan, departemen kesehatan hewan pemerintah Vietnam terhadap pihak luar menyatakan, di tempat peternakan babi di tenggara Hanoi, ibu kota Vietnam, terjadi kasus demam babi Afrika, pemerintah setempat telah memusnahkan babi di tempat peternakan tersebut. Demi menanggapi wabah di Vietnam, mulai saat ini, turis jika membawa daging dari Vietnam masuk ke wilayah negara Taiwan dan tertangkap, pertama kali akan dihukum denda sebesar NT$ 200.000, kedua kali sebesar NT$ 1.000.000, turis dari luar bila belum bisa melunasi NT$ 200.000, akan segera ditransfer ke Badan Imigrasi, langsung ditolak untuk masuk ke wilayah Taiwan.

Yang patut diperhatikan adalah, kebetulan pada saat ini, pemerintah China juga mengumumkan, wilayah otonomi etnis Zhuang di Guangxi, China, yang terhubung ke Hanoi, Vietnam, juga terjadi wabah demam babi Afrika.

Sebelumnya Profesor Kehormatan Lembaga Profesional Kedokteran Hewan Universitas Nasional Taiwan, Lai Xiu Hui pernah berkata, semua negara berupaya keras mencegah demam babi Afrika, di Eropa, kecepatan penyebaran hampir 100km setahun, namun, sejak China terjadi wabah pada bulan Agustus tahun lalu, hanya dalam waktu 5 bulan sudah menyebar sejauh ribuan kilometer. Sekarang Vietnam juga terserang jatuh, pekerjaan pencegahan epidemi negara Taiwan pasti harus dilaksanakan tanpa kebocoran, Dinas Pencegahan dan Karantina juga mengingatkan, jangan pernah mencoba-coba, membawa daging babi secara ilegal masuk ke wilayah Taiwan.

(sumber data: Situs Berita Sanli)

Apakah informasi ini bermanfaat? Ya    Tidak